Sabtu, 15 Maret 2014

Takdir

TIDAKPUN TETAP IYA

 Setiap kamu menyeru
 Aq bergurau
 Tak ada huruf yg bisa kudengar
 Saat semua candamu terasa pedih
 Bisa melihatmu sudah terlalu bersih bagiku
      Hingga hatiku mati
      Kamupun tidak pernah peduli
      Seonggok darah yg menggumpal
      Tak ada nurani yg mampu tinggal
      Untukku maupun untuk dia
      Selembaran yg telah terbakar
      Telah lenyap di terpa badai
Meski abu itu tak dapat ku rangkai
Tapi mencoba adalah kenyataan
Yang harus aku telan
Meski lidah telah terpotong
Tapi rasa pahit menusuk leher
               Hanya madu kesabaran
               Yang dapat menahannya
               Sudah lah sudah
               Tapi tetap saja km meludah
               Wajahku padam
               Hanya teman yg terus jadi alasan
 Aku tidak, nasib terjadi
 Aku tidak, kamu tetap pergi
 Bahkan untuk tidak, semuanya tetap terjadi
 Mungkin benar kata syech at-tirmidzi
 "Semua yg kau inginkan tak sepenuhnya terkabulkan pada masa kini"


0 komentar:

Posting Komentar

About